widgets

Sabtu, 01 Februari 2014

KUMPULAN PUISI MAULIDA QOTRUNNADA

Sepencil Hati Terluka
Karya : Maulida Qotrunnada

Siang menyambutku dengan tenang
Berharap waktu itu kan datang menerpang
Melihat lihat sebuah benda tak berpandang
Dengan lemah dan tak berdendang

Tetapi seketika…
Siang menerka bagai neraka
Hati yang gembira berubah menjadi kecewa
Sedih dan galau ibarat kehilangan arah

Yaa Tuhan…
Apa arti semua ini?
Engkau memberiku kenikmatan, lalu memberiku kesengsaraan
Sungguh hatiku terluka, terluka bagai tak bernyawa
Tetapi sejenak ku tersadar..
Bahwa didunia tak ada kesenangan slama
Melainkan keadilan semata


CINTA KASIH KU ADALAH AYAH DAN IBU:* 
Karya : Maulida Qotrunnada
Wahai ayah dan ibu
Dengarlah rintihan anakmu
Pimpinlah diriku ini
Dijalan penuh berduri

                        Betapa besar jasamu
                        Betapa murni kasih sayangmu terhadapku
            Mendidik dan mengasuhku hingga aku dewasa

                       Oh ayah…
                        Oh ibu…
                        Tak henti kuharapkan do’a mu         
                        Mengalir disetiap nafasku
                        Mengalir disetiap darahku

Oh ayah dan ibu..                                                   
Indah bercanda denganmu
Sakit dan lelah tak kau hiraukan
Demi diriku dan aku
Terbayang satu wajah, penuh cinta, kasih dan kehangatan

            Yallah izinkanlah aku berbakti untuknya
            YaRobb izinkanlah aku bahagiakan dia

Allahummagh firli waliwalidayya warhamhumma kamma robba yani soghiro
Kaulah cinta kasih ku :*

Menyimpan Rindu pada Rasul.
Karya : Maulida Qotrunnada .
Didalam hati kami, insyaAllah kami selalu menyimpan nama mu YaRasul..
Didalam rasa rindu kami, kami selalu mengingatmu dan tak lebih dari ingat kami kepada Allah swt.
Dan didalam rasa hening kami, kami memuji dirimu walau hanya satu kata dan dalam waktu satu detik..
         Sungguh, kami rindu kamu ..
         Rindu pada-Mu YaRasul.., rindu yang tiada tara..
         Kami ingin bertemu dengan-Mu YaRasul , walau hanya didalam mimpi..
         Kami ingin melihat –Mu , walau hanya sekedip mata..
Izinkan kami untuk meniru sifat dan akhlak mu yang mulia ,
Izinkan kami YaRobb..
Tolong pertahankan lisan kami supaya bisa menyebut nama-Mu dalam stiap perkataan kami..
Yaaaa Muhammad.. Kami ingin sepertimu yang mempunya sifat fathonah ..
Kecerdasan mu membuat kami kagum..
Kesabaranmu slalu membuat hati ku tersimpung..
Rindu engkau yaa Rasul:’)

SENYUM MAHAKARYA-MU
Karya : Maulida Qotrunnada

Sebaris awan putih melintang
Di sisi lereng gunung
Berpadu nuansa hijau lembayung
Tersaji pesona alam membentang

                            Sejauh mata memandang
                            Bertabur sejuta warna, membius rasa..
                           Kupejamkan kedua mataku                                
                           Lagi…
                           Lagi…
                           Dan lagi
                           Setumpuk rasa damai
                           Mulai memasuki tubuhku
                           Dalam setiap aliran darahku

Sehangat senyum mentari terselimut kabut
Selaras…
Seirama…
Seiring angin sepoi membelai sukmaku

                           Takjub..
                           Takjub..aku takjub..
                           Sungguh besar Kuasa-Mu ya…Tuhan
                           Kau sajikan setitik  pesona-Mu,
                           …

SATU HARI TAK TERLUPAKAN
Karya : Maulida Qotrunnada
Selaras embun yang berjatuhan
Sejauh hati merasakan kedamaian
Kulihat cuaca membentangi awan
Mengiringi perjalananku dengan senyuman

                             Menyentuh sukmaku dengan keindahan
                             Beradu paras dengan kepermaian  
Dan ingin rasanya aku menerjang kepastian
                             Tapi apa daya, tangan dan jiwa ku tak dapat merasakan

I love you Bandung kota periangan
Pemandanganmu laksana harumnya durian
Kepermaianmu ibarat bidadari turun dari negeri kayangan
Kesejukanmu laksana senyum kehangatan
Dan tak ku sangka kau sangat memberi kesan

                             Alangkah besar karunia-Mu ya Tuhan
                             Alangkah besar ciptaan-Mu ya Tuhan
                             Terimakasih ya Tuhan
                             Telah menciptakan Bandung yang amat sangat berkesan


MALAM KERINDUAN
                                       Karya : Farhan Fauzan

Malam-malam yang indah saat bersamamu, kini telah terhalang oleh waktu dan keadaan..
Tiada kata yang aku ucapkan selain “Aku rindu kamu”
Teringat sekali dibayangku dan dianganku senyum manismu yang membuat sejuk dalam hatiku 

Andai engkau tau yarobb..
Kedatangan dia membuat bahagia jiwa ku, dan seakan akan mentari pagi slalu mendukung ku untuk terus mencintai dia dan merindukan dia.

           Hai wanita tersayang, kamu tahu?
           Mulut ini rasanya ingin selalu bilang sayang setiap hari kepadamu, tapi aku takut kamu bosan dengan itu..
           Dan ingin rasanya mulut ini mengucap cinta setiap hari untuk mu, tapi ku takut kamu anggap biasa….
Sungguh YaRobb “Aku merindukan Dia dan Aku sangat merindukan mu Wahai Wanita Tersayang”
                             

         




Tidak ada komentar:

Posting Komentar